Rabu, 05 Desember 2012

Baik Buruk Pasang Implant Payudara

Memiliki payudara indah, proporsional dan berisi adalah dambaan sebagian wanita. Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin canggih dan "payudara instan nan indah" mudah didapatkan. Salah satunya dengan melakukan pemasangan implant di payudara. 

Bagi orang awam, memasukkan benda asing ke dalam payudara terdengar mengerikan tetapi tidak bagi yang sudah terbiasa dengan hal ini. Sebaiknya, Anda berpikir dua kali untuk melakukan pemasangan implant di payudara Anda. The Times of India memberikan baik buruk pemasangan implant pada payudara wanita.

Yang harus Anda ketahui tentang Impant Payudara

Implant payudara adalah perangkat medis yang dimasukkan ke dalam jaringan payudara melalui proses pembedahan untuk meningkatkan ukuran payudara. Implant mempunyai tiga jenis.
1. Impant Saline: memiliki shell silikon elastomer yang kuat dan diisi dengan larutan garam steril pada saat oprasi dilakukan.
2. Silikon Implant: ini adalah implant yang paling umum dan disukai. Mereka diisi dengan gel silikon yang kental.
3. Alternatif Komposisi Implant: jenis ini penuh dengan pengisi lainnya seperti minyak kedelai, string polypropylene dan lain-lain. Tapi jenis ini sudah tidak diproduksi lagi.

Resiko Akibat Pemasangan Implant Payudara

Sebuah studi yang dilakukan oleh FDA menyatakan separuh dari wanita yang menggunakan implant silikon mungkin mengalami kerusakan implant. Ada kemungkinan komponen yang terdapat pada implant payudara pindah ke jaringan tubuh lain. Bisa juga terjadi perpecahan implant, kebocoran dan komplikasi medis seperti fibromyalgia atau masalah tiroid.

Implant Saline memiliki persoalan sendiri seperti infeksi bakteri, hematoma atau pendarahan dan membuat payudara menjadi sensitif. Penelitian lain juga menyoroti bagaimana implant ini bisa mengakibatkan kesulitan pendeteksian awal kanker payudara.

Beruntungnya, implant tidak mengganggu proses menyusui meski dapat mempengaruhi mamograms. Pada tahun 2004 silam, sejumlah laporan menyatakan bahwa implant yang dipasang pada payudara juga memiliki masa kadaluarsa dan bisa menyebabkan komplikasi jangka panjang.

Komplikasi lain yang berbahaya bagi wanita adalah bisa terjadi contracture kapsuler yang merupakan tubuh mengembangkan shell berserat yang menyakitkan karena berada di sekitar implant. Bagaimanapun implant adalah benda asing yang dimasukkan ke tubuh Anda. Jadi, sebelum Anda benar-benar melakukan pemasangan implant pada payudara Anda, pikirkan baik buruknya.

Jumat, 30 November 2012

Yoga Saat Hamil, Boleh Kok..

Hamil membuat wanita sering mengeluhkan sulitnya melakukan olahraga karena kandungannya semakin membesar seiring berjalannya usia kehamilan. Tapi Anda tak perlu khawatir karena Anda bisa mencoba jenis olahraga ini. Yoga!

Melakukan yoga saat kehamilan membantu Anda untuk melatih pernafasan dan lebih rileks dalam menghadapi kehamilan yang semakin besar. Yoga saat hamil juga membantu Anda mengurangi keluhan fisik yang biasa terjadi saat kehamilan, misalnya rasa nyeri di beberapa anggota tubuh. Melakukan yoga saat hamil sebetulnya sangat dianjurkan karena membantu Anda berpikir tenang dalam menjalani hari-hari selama kehamilan dan mengurangi stres menjelang persalinan. 

Apakah Yoga Baik Selama Kehamilan?

Melakukan yoga saat hamil membantu Anda mempertahankan fleksibilitas, keseimbangan dan otot tubuh Anda. Yoga saat hamil tergolong aman, namun perlu pengawasan instruktur yoga. Bagi Anda yang sebentar lagi melahirkan, yoga sangat membantu Anda mempersiapkan diri baik tubuh dan pikiran dalam menghadapi persalinan. 

Selain meningkatkan stamina, yoga saat hamil dapat melatih Anda untuk menanggalkan rasa takut, rasa sakit dan rasa tidak nyaman di detik-detik persalinan. Yoga membantu Anda untuk bersikap lebih santai karena sikap santai sangat dibutuhkan oleh Anda dalam menghadapi proses persalinan.

Gerakan Yoga Saat Hamil

Seorang ahli yoga Dr Shilpa seperti yang dilansir Healthmeup mengatakan gerapak yoga pada trimester pertama adalah memfokuskan pada latihan kaki. Jadi posisi yoga lebih banyak dilakukan dalam posisi berdiri. Hal ini dilakukan untuk menghindari kram pada kaki. Memasuki trimester kedua dan ketiga, latihan yoga akan lebih fokus pada pernafasan dan meditasi.

Yang Perlu Diperhatikan Saat Yoga

1. Hindari pose backbends.
2. Hindari posisi tengkurap.
3. Jika ada gerakan yoga ada yang membuat Anda tidak nyaman, segera beritahu instruktur yoga dan dokter Anda.
4. Jangan melakukan yoga di ruangan yang bersuhu panas, panas akan membuat Anda pusing.

Berlatih yoga bisa Anda lakukan kapan saja di rumah atau mengikuti kelas yoga di beberapa rumah sakit bersalin.


Jumat, 16 November 2012

Mencegah Pneumonia pada Anak


Secara global, pneumonia atau radang paru-paru menyumbang kematian 20 % di kalangan anak-anak di bawah usia 5 tahun. Menurut Academy of Pediatrics India (IAP) setiap tahunnya ditemukan 370 ribu anak dari 45 juta anak di India meninggal karena pneumonia.

“Menciptakan lingkungan yang bersih, mengatasi masalah kekurangan gizi, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama di kehidupan anak, imunisasi tepat waktu dan pelayanan yang sesuai dengan kesehatan untuk anak-anak di India secara signifikan mengurangi tingkat kematian dari penyakit-penyakit yang bisa dicegah seperti pneumonia,” ujar  Nasional Presiden Dr Rohit C Agrawal, seperti yang dilansir Healthmeup.

Pneumonia adalah penyakit pernafasan akut dimana paru-paru terinfeksi oleh jamur, bakteri, virus atau parasite. Menurut WHO, Streptococcu merupakan penyebab utama kematian anak di bawah usia 5 tahun. Sudah tercatat kurang lebih 0,9 juta anak-anak yang meninggal akibat penyakit ini di dunia dan 120 ribu anak di India per tahunnya.

Penyakit radang paru-paru terdiri dari pneumonia (infeksi paru), meningitis (infeksi otak), bacteremia (infeksi darah), otitis media (infeksi telinga) dan sinusitis (infeksi sinus). Bayi yang lahir premature saat mencapai usia 24-59 bulan biasanya memiliki gangguan fungsi paru-paru, saluran pernafasan yang menyempit, gizi buruk dan sistem kekebalan tubuh yang belum matang memiliki resiko yang lebih tinggi tertular infeksi ini.

Mencegah pneumonia pada anak-anak merupakan komponen penting dari strategi mengurangi angka kematian anak. Imunisasi HIB, Pneumococcus, campak dan batuk rejan adalah cara yang paling efektif untuk mencegah pneumonia.

Memberikan gizi yang cukup pada anak juga kunci agar pertahanan alami anak-anak meningkat. Mulailah dengan pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama di kehidupan anak. Selain efektif dalam mencegah pneumonia, ASI membantu mengurangi resiko terserang penyakit lainnya dalam jangka yang panjang.

Mengatasi faktor lingkungan seperti polusi udara dalam ruangan, misalnya dengan selalu membersihkan fentilasi udara dan keadaan ruma selalu bersih juga mengurangi resiko anak-anak terjangkit penyakit pneumonia.

Pada anak-anak yang terinfeksi virus HIV, berikan kotrimoksazol antibiotic setiap hari untuk mengurangi resiko tertular penyakit pneumonia. Anak-anak harus menerima vaksin pneumonia atau vaksin pneumococcal conjugate sebagai lawan dari vaksin polisakarida pneumokokus. Vaksin ini berlaku mulai dari anak usia 2 tahun hingga 5 tahun. Pemberian vaksin ini dapat mencegah anak-anak terserang penyakit pneumonia.

Pada orang dewasa, virus influenza dapat menjadi penyebab langsung dari radang paru-paru. Pneumonia bakteri juga merupakan komplikasi umum dari flu. Sebuah vaksinasi flu tahunan memberikan perlindungan yang sangat signifikan.

Pneumonia sangat rentan terjadi pada perokok, orang dengan penyakit jantung, penyakit paru-paru dan orang yang kekebalan tubuhnya kurang akibat virus HIV.